Gigi pegas berbentuk S (spring teeth) berkualitas tinggi dan tahan aus
Gigi pegas berbentuk S merupakan komponen bantu utama yang sangat efisien dan tahan lama untuk mesin pertanian, dinamai demikian karena desain baja pegas berbentuk "S" yang unik. Terutama digunakan pada mesin pengolahan tanah (seperti garu bergigi pegas, alat penyiang gulma, dan alat penggaruk), gigi pegas ini unggul dalam melonggarkan tanah, membersihkan gulma, meratakan, dan merapikan tanah karena elastisitasnya yang sangat baik, daya tembus, dan kemampuan membersihkan diri. Desainnya yang cerdas menggabungkan kekakuan dan ketangguhan, beradaptasi dengan medan yang kompleks dan tidak rata, melindungi badan mesin sekaligus melakukan pengolahan tanah yang presisi.
1. Pembuatan baja pegas berkualitas tinggi: Terbuat dari baja pegas 65Mn atau 60Si2Mn berkekuatan tinggi, melalui perlakuan panas pendinginan dan temper untuk mencapai elastisitas dan ketahanan lelah yang sangat baik.
2. Peredam Guncangan: Struktur berbentuk S secara efektif menyerap dan meredam benturan dari rintangan seperti batu dan akar pohon yang ditemui selama pengoperasian, mencegah kerusakan mesin dan melindungi sistem daya keluaran traktor.
3. Kesesuaian medan: Ujung gigi yang fleksibel bergerak secara lentur mengikuti medan, memastikan pengoperasian yang merata dan menyeluruh bahkan di tanah yang tidak rata.
4. Daya Tembus Kuat: Ujung yang tajam dengan mudah menembus tanah yang padat, sehingga menghasilkan pelonggaran yang efisien, memecah lapisan tanah yang keras akibat pembajakan, dan meningkatkan aerasi tanah.
5. Pengendalian Gulma yang Efisien: Secara efektif mengaitkan dan mengumpulkan gulma, tunggul, dan akar ke permukaan untuk diproses lebih lanjut atau dikembalikan ke lahan, sehingga ideal untuk operasi tanpa pengolahan tanah atau pengolahan tanah minimal.
6. Retensi Kelembapan yang Lembut: Dibandingkan dengan ujung yang kaku, ujung fleksibel berbentuk S menyebabkan gangguan tanah yang lebih sedikit, sehingga lebih baik dalam mempertahankan kelembapan tanah dan mengurangi kehilangan air.










