Buang LEMKEN (Lemken)3374398/3374399
Sekop pemotong tunggul dan pengolahan tanah merupakan aksesori mesin pertanian utama yang dirancang khusus untuk pengolahan tanah konservasi modern dan pengolahan tanah yang efisien. Alat ini biasanya dipasang pada mesin pengolahan tanah gabungan (seperti bajak pemotong tunggul, bajak offset, dan mesin pelonggaran dan pengolahan tanah dalam) sebagai komponen inti pengolahan tanah. Fungsi utama sekop adalah untuk memotong, melonggarkan, memecah, dan mencampur tunggul secara bersamaan. Sekop ini secara langsung memotong, memecah, dan mencampur sisa tunggul tanaman di permukaan (seperti batang jagung dan jerami gandum) ke dalam tanah, menciptakan lahan tanam yang rata, gembur, dan kaya kelembapan untuk penanaman selanjutnya. Model 3374398 dan 3374399 biasanya merupakan satu set, yang mewakili sekop simetris kiri dan kanan atau sekop dengan konfigurasi berbeda di baris depan dan belakang untuk mencapai efek pembalikan dan penutupan tanah yang optimal.
1. Pembersihan tunggul yang efisien: Desain ujung sekop dan sudut mata pisau yang unik dapat dengan mudah menembus tanah, memotong dan menghancurkan tunggul yang keras, secara efektif mengatasi masalah sisa jerami, dan menghindari kusut dan penyumbatan.
2. Pengolahan lahan terpadu: Alat ini menyelesaikan berbagai operasi seperti pembuangan sisa tanaman, pelonggaran tanah, dan penghancuran tanah sekaligus, sehingga sangat mengurangi jumlah kali traktor memasuki lahan, menghemat bahan bakar, tenaga kerja, dan waktu, serta sesuai dengan tren pertanian dalam hal penghematan energi dan pengurangan konsumsi.
3. Kekuatan dan ketahanan aus yang tinggi: Terbuat dari baja paduan berkekuatan tinggi (seperti 65Mn atau material yang lebih baik) dan melalui proses perlakuan panas khusus (seperti pendinginan + penempaan), mata pisau memiliki kekerasan tinggi dan ketahanan aus yang kuat, sementara bagian yang tidak bermata pisau mempertahankan ketangguhan, tahan benturan, dan tidak mudah patah.
Skenario aplikasi:
1. Perawatan Tunggul Jagung: Perawatan tunggul jagung yang keras di musim gugur atau musim semi untuk persiapan penanaman musim berikutnya.
2. Mengembalikan jerami gandum, padi, dan lainnya ke sawah: Cincang jerami dan campurkan ke dalam tanah untuk mempercepat dekomposisi dan meningkatkan bahan organik tanah.
3. Pembaruan padang penggembalaan dan pengolahan pupuk hijau: membongkar dan mengubur vegetasi untuk mencapai pemanfaatan kembali lahan.
4. Persiapan lahan tanam sebelum penanaman tanpa pengolahan tanah: Ciptakan kondisi tanam yang baik sambil mempertahankan penutup permukaan tanah.










