Pisau garu pertanian
Mata pisau penggaruk merupakan komponen kerja inti dari mesin perataan lahan pertanian, terutama dipasang pada mesin pertanian seperti garu cakram dan garu bergerigi. Fungsi intinya adalah memotong tanah melalui mata pisau berbentuk cakram yang tajam, mencincang, membalik, dan melonggarkan tanah, sekaligus meratakan permukaan, menghilangkan gulma dan sisa tanaman, serta menyiapkan lahan tanam yang gembur, rata, dan lembap. Mata pisau penggaruk berkualitas tinggi adalah kunci untuk memastikan efisiensi operasional, meningkatkan kualitas budidaya, dan mencapai peningkatan hasil pertanian.
Ketahanan aus dan ketangguhan yang sangat baik: Terbuat dari baja karbon tinggi berkualitas tinggi atau baja paduan (seperti 65Mn), pisau ini menjalani perlakuan panas pendinginan dan penempaan secara menyeluruh untuk mencapai kekerasan tinggi (HRC 40-50 atau lebih) pada bagian mata pisau, sehingga memastikan masa pakai yang sangat lama; Pada saat yang sama, mata pisau mempertahankan ketangguhan yang baik untuk mencegah keretakan dalam kondisi kerja yang berat.
Desain dan pengerjaan yang akurat: Permukaan berbentuk cakram dioptimalkan melalui dinamika fluida, dengan sudut penyisipan ilmiah untuk memastikan kinerja penyisipan yang baik, hambatan rendah, dan efek pembalikan dan penghancuran tanah yang lebih seragam. Mesin press CNC canggih melakukan pencetakan satu kali untuk memastikan ukuran yang tepat, bentuk yang konsisten, dan keseimbangan dinamis yang sangat baik dari setiap mata garpu.
Kemampuan pengolahan tanah yang efisien: Pisau yang tajam dapat dengan mudah memotong gumpalan tanah, akar, dan sisa-sisa tanaman. Desain permukaan melengkung yang unik dapat menghasilkan pergerakan tanah lateral yang baik, meratakan lahan secara efektif, dan mencampur pupuk permukaan atau sisa-sisa tanaman ke dalam tanah.
Persiapan lahan setelah pembajakan: Setelah pembajakan, pecahkan gumpalan tanah besar dan ratakan lahan.
Persiapan sebelum menabur: Buat bedengan yang rata dan gembur untuk alat penabur benih.
Pengolahan jerami dan residu: Cincang dan campur dengan residu tanaman permukaan seperti jagung dan gandum.
Penyiangan dan Penggemburan: Menggemburkan dan menyiangi gulma di antara baris tanaman selama pengolahan tanah.
Pembaruan padang rumput dan pengelolaan lahan penggembalaan: Memotong rumput untuk mendorong pembaruan.







